Jumat, 10 Februari 2017

Karakter NAWABRATHA yang dimiliki oleh Sunan Kalijaga



Berkarakter NAWABRATHA !!!

Oleh : Anisatul Mahmudah

Alhamdulillah kita masih diberi kesehatan untuk kita bisa saling berbagi sesuatu hal yang harapannya dapat bermanfaat untuk kita semua. Emmm mungkin mendengar kata karakter, bayangan kita adalah orang-orang yang ‘alim, yang pinter, yang rajin ngaji, rajin sholat, dll. Mungkin dari sekian itu ada benarnya, tapi tak hanya itu guys... Ternyata untuk mengukur karakter seseorang salah satunya dengan memahami dan memasuki Kalijaga Character Building Center. Wah keren banget yah namanya,.
Pasti kalian semua bertanya-tanya, apa itu karakter nawabratha? Ada yang sudah mendengarnya? Lanjut, bahwa Karakter nawabratha ini adalah sebuah nama karakter yang dimiliki oleh Sunan Kalijaga. Tau Sunan Kalijaga kan? Beliau adalah salah satu pahlawan Islam dari 9 Sunan yang tersebar di Indonesia. Dari mana nama Nawabratha ini? Nawabratha adalah sebuah nama karakter yang sempurna dan mulia yang patut dicontoh oleh kita semua.
Ada 9 Sikap Nawabratha yang harus kalian tempuh guys! Siap untuk mengaplikasikan sikap-sikap tersebut dalam kehidupan kita mulai esok hari? Oke! Kita mulai :
1.      RELIGIUS. Sebagai manusia muslim maupun muslimah kita harus merealisasikan sikap religius sejati. Ini adalah sikap utama yang harus dimiliki oleh orang yang menginginkan karakter super. Tak hanya Islam di KTP aja guys, tapi mari kita coba untuk selalu mengistiqomahkan amal2 ibadah kita. Seperti Sholat lima waktu tepat waktu, Sholat sunnah pelindungnya jangan lupa, sholat malam dirutinkan, membaca al-qur’an menjadi kebutuhan, selalu bersholawat nabi, berdoa untuk kita, orang tua, guru, teman-teman, dan kesejahteraan negara, serta menunjukkan sikap fisik yang mencerminkan agama. Jadi itu sedikit contoh realnya mengenai religiusitas seseorang.
2.      BIJAKSANA. Stop untuk melanjutkan kata bijaksana lalu bijaksini... Nggak boleh guys. Karena sikap bijaksana adalah sikap mulia maka jangan sampai diplesetkan yah. Orang yang mampu bersikap bijaksana merupakan orang yang berkarakter. Sebenarnya bijaksana itu seperti apa si?... Jadi sikap bijaksana adalah sikap dimana orang bisa menerima sebuah perkataan, mengolah perkataan, dan memutuskan perkataan tanpa membahayakan orang lain atau merupakan jawaban solutif dan jitu dalam persoalan kemaslahatan umat. Tanpa harus kita menolak secara mentah-mentah sebuah pernyataan ataupun pernyataan seseorang. Kira-kira itu penjelasan dariku, mungkin kalian punya persepsi lain tentang bijaksana? Silahkan komen aja yah.
3.      RASA HORMAT. Jika orang sudah tidak memiliki sikap menghormati kepada orang lain, maka orang itu telah lepas kendali dari perilaku terpuji. Rasa hormat bukan berarti kita harus hormat tangan kanan diatas kepala kita saat upacara. Namun rasa hormat adalah wujud sikap patuh, sikap menghargai, dan juga sikap memuliakan. Manusia pertama yang perlu kita hormati adalah orang tua kita, selanjutnya adalah guru-guru kita, teman-teman kita pun jangan kita anggap remeh, serta semua orang di dunia ini perlu kita hormati. Jangan perdulikan jika orang lain membenci kita, menggrundengi kita, atau mengacuhkan kita, namun sebagai orang yang berkarakter hebat kita harus tetap menghormati mereka.
4.      TANGGUNG JAWAB. Sikap ini yang kadang membuat orang terpesona. Yaahh memang betul, karena seperti pada film super pahlawan di TV pun menonjolkan sikap tanggung jawab yang besar terhadap umat. Naahh bayangkan jika semua orang di dunia ini tanggung jawab, waooowww pasti seluruh pekerjaan selesai dan mungkin minimnya sebuah tindakan kejahatan. Tanggung jawab merupakan sikap peduli dan gigih untuk menyelesaikan satu atau beberapa hal yang dilihatnya. Meskipun itu bukan persoalan amanah, namun seperti hal-hal kecil yang kita jumpai setiap hari pastilah berhubungan dengan tanggung jawab kita bersama. Kita satu orang saja membuang satu sampah di jalan pada tempatnya, dan itu dapat ditiru banyak orang, insyalloh negara tercinta kita tidak akan banjir. Itu merupakan sikap kecil namun efek tanggung jawab bersama itu akan menjadi sangat besar dan tak hanya menguntungkan bagi dirinya tapi umat manusia di dunia.
5.      TABAH. Kata tabah merupakan kata terdalam setelah melewati kata sabar. Jika orang sering mengatakan bahwa sabar ada batasnya, maka tabah adalah sikap akhir yang benar-benar mengukur kesabaran seseorang dengan tulus. Maka jadilah kita orang tabah dalam menghadapi sebuah masalah, mengerjakan sesuatu yang berat dan membosankan, dianiyaya, sedang menunggu sesuatu hal, dll. Maka buah yang kita dapatkan dari tanaman tabah tersebut akan manis dan lebih manis dari kenikmatan rasa manis biasa.
6.      KASIH SAYANG. Seseorang yang memiliki kasih sayang yang tinggi, dijamin banyak orang yang menyayangi dan mengagumi. Karena sikap kasih sayang adalah sikap pendukung mujarab dalam setiap aktivitas kita. Hidup kita menjadi penuh makna, menjadi penuh warna, lebih indah, damai, dan sejuk. Kasih sayang yang dicurahkan oleh orang tua, keluarga, kekasih, teman-teman, tumbuhan, dan binatang merupakan sikap yang harus kita tuangkan setiap saat. Tanpa kasih sayang hidup kita terasa hampa, terasa gersang, dan juga penuh kebisingan. Sikap kasih sayang bukan berarti kita harus memberikan barang yang bersifat material, tapi kata-kata lembut, halus, dan memotivasi serta kepedulian merupakan bentuk kasih sayang.
7.      KERJA KERAS. Dalam hadits ditunjukkan bahwa seseorang yang bersungguh-sungguh maka akan mendapat hasilnya. Jadi, kesimpulannya jika kita bekerja kurang maksimal atau setengah-setengah maka alhasil kita tidak akan mendapatkan secara tuntas pula. Kerja keras merupakan hal yang dikerjakan secara total, namun bukan berarti harus menjadi orang yang perfeksionis. Yah sikap perfek itu perlu dan bagus banget, namun jika sikap perfek itu malah menambah beban maka tinggalkanlah. Asalkan jika kerja keras menuju sesuatu yang perfek  dan yakin bahwa kita akan mendapatkannya wah hebat banget tuh.
8.      IKHLAS. Keikhlasan bukanlah sikap akhir dari kerja keras kita, namun sikap ikhlas merupakan sikap kita melibatkan Allah SWT. Ketika kita mampu mengikhlaskan dengan tulus apapun perbuatan dan kejadian insyalloh kita menjadi manusia yang penuh dengan kedamaian, tanpa haus akan pernak pernik dunia yang semakin menggerogoti. Jika kita tidak mampu mengendalikan gejolak duniawi, maka kita tidak akan mendapatkan kebahagiaan dunia. Karena kita akan selalu menjadi orang yang selalu kurang. So, bersifat dan bersikaplah ikhlas terhadap apaun yang memang bukan kebutuhan kita.
9.      RENDAH HATI. Sikap ini adalah sikap terakhir dari Nawabratah yang menjadi sikap penyempurna dari seluruh sikap Sunan Kalijaga. Rendah hati bagaikan malaikat yang harus kita tanamkan sejak dini. Karena dengan rendah hati atau tidak menyombongkan pribadinya maka seseorang akan berasa bahwa dirinya baru saja dicuci hatinya menjadi suci. Bayangkan jika setiap hal yang kita lakukan maka kita sombongkan atau pamerkan kepada orang lain, maka yang ada hanyalah persaingan-persingan tak sehat dibumbui campur tangan syaitan. Rendah hari berbeda dengan rendah diri lho guys, kita tidak boleh menjadi orang yang rendah diri, karena rendah diri merupakan perbuatan tercela. Rendah diri merupakan sikap merendahkan diri sendiri, padahal diri kita merupakan makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna. Maka jika kita merendahkan diri kita sendiri maka sama halnya kita merendahkan ciptaan-NYA. Berbeda dengan sikap rendah hati, dengan rendah hati kita terhindar dari kotoran-kotoran yang dapat menimbulkan penyakit hati.
Oke guys, itulah panjang lebar penjelasan mengenai 9 sikap nawabratha. Jika kita mampu meraih 9 sikap tersebut, insyalloh kita menjadi orang yang berkarakter dan menghantarkan kita pada kesuksesan dunia dan akhirat. Subhanalloh banget guys, begitu besarnya pancaran dari sikap-sikap tersebut dan menimbulkan efek diri yang laur biasa. Tidak percaya? Buktikan sekarang. Semoga bermanfaat. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar